Pengertian, Syarat, Alat dan Cara Istinja

Assalamualaikum Wr.Wb


Pengertian Istinja 

Istinja secara bahasa artinya terlepas atau selamat, dari bahasa Arab الْاِسْتِنْجَاء . Sedangkan istinja menurut istilah syariat Islam ialah bersuci sesudah buang air besar atau buang air kecil.
Pengertian, Syarat, Alat dan Cara Istinja
http://jualbatualam.com/wp-content/uploads/2011/12/batu_koral_sikat_hitam_450.jpg

Syarat Istinja

Syarat istinja dengan menggunakan batu atau benda keras (kesat) terdiri dari 6 (enam) macam :
  • Batu atau benda itu keras (kesat) dan harus suci serta dapat dipakai untuk membersihkan najis
  • Batu atau benda itu tidak termasuk yang dihormati misalnya bahan makanan dan batu masjid
  • Sekurang-kurangnya dengan tiga kali usapan dan sampai bersih
  • Istinja dilkukan sebelum kotoran kering
  • Kotoran itu tidak menyebar sampai mengenai tempat selain jalan keluarnya
  • Kotoran itu tidak bercampur dengan benda lain, meskipun benda itu suci dan tidak terpercik oleh air.

Alat Istinja

Alat atau bang yang dapat digunakan untuk beristinja antra lain :
  • Air
  • Batu (tiga batu atau batu yang punya tiga sisi)
  • Benda yang keras, kesat, suci. Tidak dianjurkan memmakai kayu, tisu, dan sebagainya.

Cara Istinja

Melakukan istinja ini hukumnya adalah wajib bagi orang yang baru saja buang air besar maupun buang air kecil, baik dengan air ataupun dengan benda selain air. Benda selain air yang dapat digunakan untuk istinja ialah benda yang keras dan kesat seperti batu, kertas atau daun-daun yang sudah kering.
Cara melakukan istinja dapat dilakukan dengan salah satu tiga cara berikut :
  1. Membasuh atau membersihkan tempat keluar kotoran air besar atau air kecil dengan air sampai bersih. Ukuran bersih ini ditentukan oleh keyakinan masing-masing.
  2. Membasuh atau membersihkan tempat keluar kotoran air besar atau air kecil dengan batu, kemudian dibasuh dan dibersihkan dengan air.
  3. Membasuh dan membersihkan tempat keluar kotoran air besar atau air kecil dengan batu atau benda-benda kesat lainnya sampai bersih. Membersihkan tempat keluar kotoran air besar atau air kecil ini sekurang-kurangnya dengan tiga buah batu atau sebuah batu yang memiliki tiga permukaan sampai bersih. 
Rasulullah saw. bersabda :
Sesungguhnya Nabi saw. melalui dua buah kuburan, kemudian beliau bersabda: Sesungguhnya kedua orang yang berada dalam kubur itu sedang disiksa. Adapun salah seorang dari keduanya sedang disiksa karena mengadu-ngadu orang, sedangkan yang satunya sedang disiksa karena tidak menyucikan kencingnya. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Wallahu A’lam bi al-Shawab

Wassalamualaikum Wr.Wb


#daftar pustaka :
Mz, Labib. 2005. Tuntunan Shalat Lengkap. Jakarta: Sandro Jaya Jakarta

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian, Syarat, Alat dan Cara Istinja"

Posting Komentar